“Kenapa Captain America bisa diangkat jadi pemimpin The Avengers?” 

Saya sedikit tercengang ketika mendengar seorang teman melontarkan pertanyaan tersebut, malam sebelum saya berencana menonton film Captain America: The Winter Soldier. Sepanjang saya mengetahui kisahnya dalam bentuk komik, belum pernah saya mendapati secara resmi kalau Captain America adalah pemimpin dari kumpulan para jagoan keluaran Marvel tersebut.

“Padahal kan dia gak punya kekuatan khusus!”, lanjutnya.

Kepalaku mengangguk. Membenarkan kalau Captain America, ya sebenarnya hanyalah manusia biasa tapi kemudian tubuhnya dilakukan rekayasa genetika secara sengaja dan hasilnya memuaskan, tidak seperti Hulk. Okay, dari perubahan yang dialami, Steve Rogers hanya menjadi lebih kuat dan lebih cepat ketimbang manusia biasa.

Perihal kenapa sepertinya Captain America terlihat menonjol di The Avengers, berikut analisa saya :

  1. Senioritas. Meski terlihat paling tidak memiliki kerutan di kulit dibandingkan yang lain, Captain America adalah yang paling senior. Dalam hal ini, Thor tidak masuk dalam hitungan yah! Saya juga kurang tahu persis umur pasti si Dewa Petir.
  2. Sebelum The Avengers, pasti sudah terlebih dahulu nonton film Captain America tahun 2011, kan? Tahu judul lengkapnya? Yup, Captain America: The First Avenger. Clear enough!
  3. Saya tidak tahu sudah berapa banyak pemimpin USA yang berlatar belakang militer, yang pasti negara ini adalah yang salah satu yang keputusan terkait militernya bisa mempengaruhi dunia. Nah, Captain America yang sejatinya adalah seorang prajurit dirasa cocok untuk menjadi seorang pemimpin. Black Widow alias Natasha Romanoff sih agak semi-militer, tapi ya balik lagi ke point nomor 1. Lagian, namanya berbau Soviet.
  4. Karena lokasi film The Avengers di USA, mungkin awalnya ingin menguatkan citra seorang pahlawan se-authentic mungkin dan Captain America adalah sosok yang paling tepat, dari segi nama ataupun kostumnya. Seumpama di Indonesia, mungkin saja sosok Bima Satria Garuda yang jadi pemimpin. Eh, itu Indonesia atau Jepang ya?

-oOo-

Demikian analisa ini saya sampaikan. Adapun pro dan kontra sangat dipersilakan selama disampaikan dengan sopan dan elegan, karena Captain America cinta kedamaian. Halah!

Pic source : http://marvel.com
Pic source : http://marvel.com
Advertisements