Saya suka anak kecil, tetapi…

-oOo-

Mungkin memang benar kalau kita mencintai sesuatu dengan batas tertentu. Lihat anak kecil dengan muka polos dan polah yang mengundang geltak tawa, ah… manusia mana yang tidak tergoda. Saya suka anak kecil, tetapi tidak untuk beberapa hal seperti saat di dalam bioskop.

Menonton film di bioskop seperti sudah menjadi rutinitas buat saya. Tidak perlu manager khusus untuk mengatur jadwal kapan saya harus ke bioskop. Seperti halnya jika sedang lapar ataupun melipir ke toilet. Jika sudah ngebet dan ada waktu luang, kenapa tidak? Pun saya tidak bergantung dengan siapa saya akan menonton. Yah, kasihan juga sih dengan mereka yang sekedar memenuhi kebutuhan hiburan melalui tontonan harus bergantung kepada orang.

Sore tadi, dikarenakan ada jadwal kosong dan kebetulan ada film yang baru rilis dan juga film yang diputar di tiga studio lainnya sudah ditonton dan tidak berniat nonton ulang, maka saya menghabiskan sekitar sembilan puluh menit duduk menatap layar besar.

Monster University, it’s a prequel of Monster, Inc (2001). Yup, saya memutuskan untuk menonton film kartun produksi Pixar dan Disney tersebut setelah sekelebat membaca review yang bagus dibeberapa situs.

Ketika memutuskan untuk menonton film yang membidik penonton dari kalangan anak-anak atau setidaknya film keluarga, ada sedikit rasa was-was bin khawatir dalam diri ini. Sepuluh dari sepuluh film dimana share penonton anak-anak lumayan besar yang saya tonton, mereka semua menyebalkan ketika berada didalam.

Teriak tidak jelas. Menjerit tanpa diminta. Merengek tiba-tiba. Jejingkrakan di kursi. Seliweran bak arena balap.

Bisa konsentrasi dan fokus menonton film? Ah, you wish!

Saat memilih tempat duduk, saya selalu berharap jika mereka si-anak-anak duduk (jauh) dibelakang saya ketimbang mereka ada didepan apalagi disamping ataupun satu baris. Mungkin, saya akan keluar sebelum film usai dan menunggu jadwal tayang yang tengah malam. Tapi itu baru mungkin, karena belum pernah saya lakukan.

-oOo-

Saya suka anak kecil, tetapi tidak untuk beberapa hal seperti saat di dalam bioskop. Dan jika film sudah selesai, hohoho… wajah tanpa dosa mereka tetap merenggut hati manusia berumur seperti saya. #GroupHug

Advertisements