Terhitung mulai awal Januari 2013, jam bangun tidur saya maju jadi satu jam lebih awal. Sebelumnya, alarm di kamar akan selalu berdering jam 5 pagi, kini jam 4 pagi akan berkicau. Berkicau, meski alarm yang diset adalah suara kucing mengeong yang minta kawin.

Ini adalah minggu kedua, saya yang bertempat tinggal di kawasan penyangga ibukota harus berangkat jam 5 pagi. Hanya butuh satu jam untuk bisa sampai dikantor. Sangat jauh berbeda dari jam keberangkatan sebelumnya yang jam 6 kurang 15 menit yang butuh sekitar 2 jam.

Banyak hal yang tidak terduga terjadi dalam interval 1 jam. Termasuk masalah traffic di Jakarta. Secepat itu bisa berubah.

Entah, berapa kali mulut saya menguap ketika menulis ini. Jakarta memang kota penuh pengorbanan. Butuh berangkat pagi buta demi tak saling berdesakan bersama deru klakson dalam barisan kendaraan. Sarapan yang biasanya bisa dilakukan dirumah, sekarang harus terbalut dalam bungkus plastik dan disantap dalam perjalanan.

Oke, saya mengantuk. Tulisan ini hanya sekedar curhat pagi hari atau bisa juga dongeng pengantar tidur sebelum menghadapi kenyataan ketika terbangun sudah berkutat dengan setumpuk pekerjaan.

Terkait sarapan, mungkin akan saya lakukan sesampainya di ruangan.

(Pintu Tol Cimanggis, 5:38:55 AM)

3395253-big6

Advertisements